BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Promkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui radio siaran pemerintah daerah setempat telah memberikan edukasi dan informasi mengatasi nyeri otot dan nyeri sendi di rumah pada Rabu, 22 Mei 2024.
Dalam kesempatan ini yang memberikan informasi dan edukasi kesehatan adalah dr. Erny Indrawati, selaku Ketua Pokja Komunikasi dan Edukasi (KE) didampingi, Popo Subroto selaku Koordinator Unit Promkes RSUD Kapuas yang juga mengulas penyebab dari nyeri sendi dan nyeri otot tersebut.
Dijelaskannya nyeri otot merupakan rasa nyeri yang muncul pada bagian otot. Nyeri otot biasanya timbul setelah melakukan aktivitas berlebihan atau ketika berolahraga. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang kurang sempurna di otot yang bersangkutan.
Sehingga, asam susu (laktat) yang dihasilkan saat berolahraga atau beraktivitas tidak dikeluarkan dengan lancar oleh pembuluh-pembuluh tersebut, hal ini merupakan rangsangan nyeri yang kuat.
Pada kebanyakan kasus, nyeri otot disebabkan oleh pembebanan yang terlalu besar pada otot-otot yang tidak biasa melakukan kerja berat. Nyeri otot biasanya akan terasa tajam, area nyeri terasa lebih luas dan biasanya bersifat sementara atau bisa hilang dalam beberapa hari.
Adapun perbedaan pengertian dari nyeri sendi adalah rasa nyeri atau sakit yang dihasilkan pada saat sendi tersebut bergerak. Hal ini dapat menghambat aktivitas seseorang serta menimbulkan rasa tidak nyaman.
"Penyebab nyeri otot dan nyeri sendi, antara lain pada lansia sering menderita nyeri otot, terutama otot leher, bahu, atau pinggul terasa kaku. Nyeri ini biasanya dirasakan terutama pada pagi hari. Gangguan ini berhubungan dengan proses penuaan dari semua organ, terutama otot," katanya.
Nyeri otot yang paling sering terjadi adalah seperti kejang otot terutama otot betis pada lansia terutama pada waktu sebelum tidur atau saat tidur.
Kadang-kadang timbul gerakan spontan yang tidak dapat dikendalikan, sehingga mengganggu waktu tidur, gangguan ini disebut “restless legs”.
Sementara untuk penyebab nyeri sendi bisa bermacam-macam, antara lain karena asam urat, rematik, radang sendi.
--page
Nyeri pinggang merupakan gejala dari berbagai penyakit, sering kali akibat gangguan pada punggung, misalnya teregangnya otot, posisi tubuh yang kurang baik, atau bergesernya ruas tulang belakang. Umumnya nyeri pinggang di bagi 2 jenis, yaitu Lumbago/ Low Back Pain (LBP) dimana otot punggung memiliki beban yang cukup berat.
"Misalnya saat kita akan mengangkat benda dari lantai maka yang bekerja berat adalah otot punggung," ujarnya. (DODI/j)









