KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Camat Bataguh Syuryadin mendukung wacana dan upaya adanya pemekaran desa atau kelurahan untuk kemudahan dalam pembangunan. 

Karena luas wilayah mempengaruhi banyaknya dana yang diperlukan. Dengan pemekaran harapannya akan memberikan kemudahan pelayanan publik.

"Kita ambil contoh luasnya salah satu desa di wilayah kita yaitu Desa Tamban Luar yang telah dimekarkan yaitu Desa Bangun Harjo, namun masih dirasa perlu juga mengingat luasnya," katanya, Rabu, 22 Mei 2024.

Lalu, Desa Sei Jangkit sebelumnya mekar menjadi Bamban Raya untuk wilayah seberang sungai, namun wilayah Sei Jangkit sendiri masih luas.

"Kelurahan dalam wilayah kita juga yaitu Pulau Kupang, dengan jumlah RT yang banyak dan posisi berada di seberang Sungai lebar, terus lagi di wilayah Pulau kepang seberang sini juga masih sangat luas," ujarnya.

--page

Kemudian, wacananya Desa Tamban Luar dimekarkan menjadi Purwodadi Mekar, Sei Jangkit mekar Sei Jangkit Muara, Kelurahan Pulau Kupang mekar menjadi Betawi Permai dan Kota Kramat. Itu sudah sejak lama dalam wacana.

"Harapannya bisa terealisasi, meski tetap memperhatikan kesiapan dan syarat sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Tamban Luar, Rahmadi mengatakan untuk wacana pemekaran ini pihak pemerintah desa sangat sependapat. 

Pihaknya juga telah berusaha membantu segala persyaratan untuk proses tersebut, sehingga diharapkan segera terlaksana.

"Mengenai jumlah penduduk, baik jumlah jiwa maupun KK semoga sudah terpenuhi untuk ke depannya akan memenuhi persyaratan untuk dimekarkan. Harapan kita semoga akan terealisasi," ucap Rahmadi. (DODI/Y)