BORNEONEWS,Sukamara – Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di ruas jalan Sukamara-Pantai Lunci. Karena itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sukamara, Iptu Beno Hertanto menghimbau seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati, mengingat keadaan jalan tidak begitu baik.
Iptu Beno Hertanto mengatakan memang akhir-akhir ini jalan arah Sukamara- Pantai Lunci kerap terjadi kecelakaan tunggal. Penyebabnya, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga saat memasuki jalan yang belum diaspal membuat kendaraan sulit dikendalikan dan menyebabkan kecelakaan.
“Kita minta pengendara berhati-hati, tidak mengendarai dengan kecepatan tinggi, jika kecepataan diatas 70 hingga 80 itu tidak bisa dan bahaya, bisa menyebabkan kecelakaan” kata Beno, di ruangannya, Selasa (31/05).
Untuk mengatasi masalah tersebut, kata Beno, Satlantas akan memasang rambu-rambu lalu lintas di jalur tersebut, dengan harapan angka kecelakaan dapat berkurang. “Kita akan pasang rambu-rabu diperbatasan jalan yang beraspal dan kerikil, karena dijalur ini yang seringnya terjadi kecelakaan” ujar Kasat Lantas.
Menurut Beno, untuk menekan angka kecelakaan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara segera menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. Ia percaya, dengan selesainya jalur Sukamara – Pantai Lunci dapat menekan angka kecelakaan.
“Perbaikan jalur itu merupakan wewenang dari pemda, kami hanya mengharapkan agar segera dilakukan perbaikan sehingga tidak ada lagi korban laka lantas dijalur itu” pinta Beno Hertanto.
Sebelumnya, Bupati Sukamara, Ahmad Dirman mengingatkan kepada seluruh masyaraka, yang sering bepergian dan melintasi kawasan rawan kecelakaan, salah satunya jalur Sukamara – Pantai Lunci untuk dapat waspada dan berhati-hati. Pasalnya, keadaan jalan yang mulus dan sepi membuat pengendara baik roda dua dan roda empat melaju dengan cepat.
“Dengan keadaan jalan yang mulus ini sudah banyak kendaraan kecelakaan, sehingga diharapkan kehati-hatian pengendara dalam melaju di jalur ini” ucap Dirman.
Dirman berpendapat kecelakaan yang terjadi disebabkan seperempat jalan yang saat ini masih belum selesai dikerjaakan, karena keadaan jalan yang penuh batu-batu kecil akan sangat mudah membuat ban kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi membuat kenadaraan menjadiliar dan sulit dikendalikan.
“Itu karena ada sebagian jalan yang masih belum rampung dikerjakan, karena keadaan jalan yang berbatu membuat pengendara sulit mengendalikan kenadaraan dan terjadilah kecelakaan” jelasnya Dirman. (NORHASANAH/N).








