BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memiliki beberapa peranan dalam Rembuk Stunting Kalteng.
Dimulai dari konfirmasi, kemudian sinkronisasi, sampai sinergi hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari Perangkat Daerah penanggung jawab indikator dalam upaya penurunan Stunting, terutama di lokasi lokus Stunting.
“Diharapkan agar melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, akan didapatkan informasi mendetail mengenai berbagai program dan juga kegiatan percepatan penurunan stunting yang akan dilakukan di masing-masing kabupaten/kota,” ungkapnya di Aula Jayang Tingang (AJT), Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 22 Mei 2024.
Edy menekankan beberapa hal yang tidak kalah penting yaitu pernyataan komitmen bersama Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah terkait.
Terutama dalam mengimplementasikan semua program kegiatan, termasuk realisasi tagging anggaran stunting yang akan dimuat dalam RKPD dan Renja Perangkat Daerah masing-masing.
--page
Ia menegaskan isu stunting saat ini masih menjadi ancaman serius bagi pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, terutama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas unggul.
“Persoalan Stunting harus ditanggulangi secara terpadu melalui kolaborasi semua pihak, lintas sektor,” tutur Wagub. (HERMAWAN DP/H)









