BORNEONEWS, Palangka Raya - Dimensi penyusun Indeks Ketimpangan Gender atau IKG Provinsi Kalimantan Tengah yang terakhir adalah dimensi pasar tenaga kerja yang mengalami peningkatan signifikan.
"Dimensi pasar tenaga kerja ini diwakili oleh indikator Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau TPAK untuk kedua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Rabu, 22 Mei 2024.
TPAK perempuan menurutnya mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2023, namun untuk laki-laki mengalami kondisi sebaliknya.
"TPAK laki-laki mencapai 84,85 persen pada tahun 2023, turun sebesar 0,32 persen poin dari tahun sebelumnya," katanya.
Sebaliknya, lanjut Eko, TPAK perempuan meningkat 0,45 persen poin dari 47,68 persen pada tahun 2022 menjadi 48,13 persen pada tahun 2023.
--page
"Semakin tinggi peningkatan TPAK perempuan menunjukkan bahwa
peluang perempuan dan laki-laki untuk memasuki pasar kerja semakin setara," katanya.(TESTI PRISCILLA/H)









