BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh semua dosen di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Kegiatan Pengabdian Masyarakat kali ini dilaksanakan di Pamah Simelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Jendela Bambu Lestari yang mana Ketuanya adalah Purnama Ginting. Luas Hutan bambu yang dirawat lebih kurang 2 ha, hutan bambu ini berada pada Kawasan Penyangga Ekosistem Leuser. Bersama anggota kelompoknya Purnama Ginting aktif melakukan kegiatan penyelamatan lingkungan di desa ini.
Hutan bambu yang dirawat selain sebagai tempat wisata, juga secara ekologi merupakan kawasan penyangga ekosistem Leuser. Tanaman bambu kan berfungsi untuk mengikat tanah dan mengurangi laju erosi permukaan.
Bersama ini hadir juga Ketua Forum DAS, Prof Dr Abdul Rauf yang dalam arahannya menyatakan bahwa kawasan Desa Telagah ini dahulunya merupakan salah satu penghasil bambu.
"Bambu selain bernilai ekonomi, bambu juga dapat menjaga Daerah Aliran Sungai dari bahaya erosi," kata Prof Rauf dalam rilisnya pada Rabu, 22 Mei 2024.
--page
Prof Rahmawaty dalam hal ini Ketua Pengabdian Masyarakat menyampaikan tema kegiatan ini adalah "Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Komunitas Bambu Lestari Mendukung Pengelolaan Kawasan Penyangga Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dalam Mitigasi Perubahan Iklim".
"Kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhenti sampai disini, dan diharapkan keberlanjutannya oleh kelompok," kata Prof Rahmawaty.
Pada saat kegiatan pengabdian tersebut dilakukan penanaman pohon MPTS dengan berbagai jenis antara lain jengkol, jambu, alpukat, petai dan lain-lain.
Tim pengabdian yaitu Dr T Alief Aththorick sebagai tim Pengabdian Masyarakat sekaligus moderator acara pada saat kegiatan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa S1 Fakultas Kehutanan, S2 PSL dan S3 PSL USU, seluruh mahasiswa terlibat dalam melakukan kegiatan penanaman pohon. (TESTI PRISCILLA/H)









