BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara berharap dengan upaya yang dilakukan harga daging ayam pada triwulan tiga atau empat dapat stabil atau turun.
Sekda Sukamara Rendi Lesmana mengatakan, untuk komoditi daging ayam, pihak akan melakukan strategi daerah dalam menstabilkan harga daging ayam di pasaran.
“Dalam hal ini kami tim terpadu akan memberikan masukan kepada bapak bupati, mudah-mudahan harapannya di triwulan 3 atau di triwulan 4 akhir tahun ini komoditi satu ini stabil atau condong menurun,” ucap Rendi Lesmana, Kamis, 23 Mei 2024.
Sekda Sukamara menuturkan, harga daging ayam dalam beberapa bulan terakhir, baik dari sebelum dan sesudah Ramadan masih belum turun sehingga menjadi soroton pemerintah daerah.
Oleh karena itu, pihaknya melakukan kunjungan kepasar untuk mengetahui bagaimana proses distribusi dan kebutuhan pasar, agar mengetahui apa yang menjadi penyebab harga daging ayam masih tinggi sampai saat ini.
--page
“Kami juga ingin mengetahui pasokan itu berasal dari mana dan peternaknya itu seperti apa. Harapannya kita bisa melakukan intervensi apakah dipasar para pelaku pelapaknya atau ditingkat peternaknya, atau mungkin sebelumnya. Jadi itu yang ingin kita ketahui,” terangnya.
Rendi menambahkan, selain mengunjungi pasar, pihaknya juga akan melakukan mendatangi peternak, baik yang mandiri maupun perusahaan. (NORHASANAH/j)









