PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lomba mangaruhi turut meriahkan perhelatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang berlangsung selama enam hari sejak tanggal 18-24 Mei 2024.

Lomba mangaruhi mengajarkan kearifan dalam mengambil manfaat dari alam dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Harapan saya nantinya bisa menjadi tuntunan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah ini cara menangkap ikan dengan tidak menggunakan bahan-bahan kimia atau alat-alat yang membahayakan untukalam,” kata Ketua Dewan Juri lomba Mangaruhi, Suradji, saat rangkaian lomba baru baru ini.

Ia mengatakan maksud diadakan lomba mangaruhi ini sebagai salah satu tontonan yang unik, menarik dan cantik.

Selain itu dia berpesan hal yang terpenting dalam lomba adalah tali silaturahmi antara peserta dari kabupaten/ kota dalam mendukung kegiatan ini sehingga bisa memberikan suguhan yang menarik untuk ditonton dan memberikan pesan agar alam tetap lestari.

--page

Sebagai informasi jenis ikan yang digunakan dalam lomba mangaruhi ini adalah ikan gabus (behau) dan ikan belut. (HERMAWAN DP/Y)