BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengabdian Kemitraan Internasional 2024 bertajuk Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Komunitas Bambu Lestari Mendukung Pengelolaan Kawasan Penyangga Taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL Dalam Mitigasi Perubahan Iklim menjadi komitmen guru besar Universitas Sumatera Utara dan mitra untuk membantu Kelompok Bambu Lestari.
Kegiatan yang diselenggarakan di Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat ini dihadiri oleh beberapa guru besar USU, mitra Forum DAS Wampu, mitra Yayasan PETAI, mahasiswa S-2 dan S-3 USU, serta mahasiswa S-1 MBKM USU.
"Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pihak mitra pengabdian, yaitu Kelompok Bambu Lestari atau KBL. Kemudian dilakukan penyerahan plang lokasi pengabdian serta pemberian dana dari ketua pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada Ketua Kelompok Bambu Lestari," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Profesor Rahmawaty dalam rilisnya pada Kamis, 23 Mei 2024.
Setelah dilakukan foto bersama untuk mendokumentasikan kegiatan, katanya, kemudian dilakukan penanaman beberapa bibit pohon, diantaranya terdapat bibit jambu, sempur, dan petai.
"Penanaman dilakukan oleh semua pihak, dengan masing-masing orang menanam satu bibit serta dilakukan dokumentasi," tuturnya.
--page
Kemudian dilakukan wawancara dan kuisioner terhadap Kelompok Bambu Lestari, lanjut Prof Rahmawaty, yang dilakukan dengan menggunakan Google form, sehingga data mudah dikumpulkan nantinya.
Wawancara dilakukan kurang lebih kepada 25 orang anggota Kelompok Bambu Lestari. Kemudian dilakukan wawancara terhadap guru besar USU yang menjadi Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Selanjutnya diberikan sepatah kata dari perwakilan masing-masing mitra dalam meningkatkan kerjasama antarpihak. Kegiatan ditutup dengan berpamitan terhadap Kelompok Bambu Lestari. (TESTI PRISCILLA/H)









