PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lomba tari pedalaman turut meriahkan perhelatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang berlangsung selama enam hari sejak tanggal 18-24 Mei 2024.

Lomba tari pedalaman menyajikan secara khusus kekhasan seni tari daerah Kabupaten/Kota se-Kalteng, yang diyakini memiliki kelebihan dan ciri khas masing-masing sebagai produk masa lampau dan usaha pengembangannya di masa kini.

Langkah ini menjadi upaya pelestarian dan promosi seni budaya berbasis kearifan lokal yang dikemas dalam bentuk pertunjukan tari.

Sekaligus memberi kesempatan seluas-luasnya kepada para pelaku seni Kalteng untuk menggelar kreativitas dan kepiawaiannya kepada khalayak luas.

Salah seorang Juri Tari Pedalaman, Elly D Luthan menyampaikan dalam lomba ini tema menentukan apa yang disajikan sesuai dengan tema penyembuhan.

--page

“Spesifikasi bagi penari bahwa tubuh kalian dan rasa kalian melakukan gerakan harus sangat berirama dengan rasa penyembuhan itu sendiri. Gerak bisa sama namun makna dan rasa pasti akan selalu berbeda,” tutur Elly di GOR Serbaguna Indoor, Palangka Raya, baru baru ini. (HERMAWAN DP/H)