BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan mengharapkan puskesmas dan jejaringnya yang ada di daerah setempat diharapkan mampu memberikan pelayanan primer yang berkesinambungan.
Hal itu ia sampaikan setelah Dinkes Kapuas menerima kunjungan dari jajaran Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka pemantauan dan evaluasi terhadap integrasi pelayanan kesehatan primer program prioritas pada jejaring di puskesmas.
"Dengan adanya pemantauan dan evaluasi dari Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes diharapkan luskesmas dan jejaringnya mampu memberikan pelayanan primer yang berkesinambungan, komprehensif dan berkualitas kepada masyarakat," harapnya, Jumat, 24 Mei 2024.
Dinas Kesehatan sebagai pengampu program ini juga dapat mengevaluasi puskesmas dan jejaringya sehingga dapat dipantau progres kegiatannya.
Sebelumnya, diketahui kunjungan dari Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI tersebut disambut oleh yang Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas, Pandit beserta jajaran.
Tujuan dari kunjungan tersebut untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap integrasi pelayanan kesehatan primer program prioritas pada jejaring di puskesmas sebagaimana tertuang dalam Keputusan Ditjen Yankes Nomor 8461 tahun 2023.
Sehingga nantinya dapat diperoleh bagaimana gambaran capaian program, gambaran implementasinya dan kendala dalam pelaksanaanya.
Kunjungan tersebut juga dilanjutkan ke Lokus Puskesmas terpilih yaitu UPT Puskesmas Melati dan jejaringnya Klinik Pratama Nurul Hasanah.
--page
Integrasi program prioritas yang sudah berjalan di Kabupaten Kapuas tahun 2023 sampai 2024 ini dengan 9 Lokus puskesmas perkotaan dengan jejaringnya, yaitu program integrasi pelayanan penyakit menular Tuberkolusis (TBC), Penyakit tidak menular yaitu Hipertensi (HT) dan Diabetes Mellitus (DM). (DODI/R)









