BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Perusahaan pada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya mengingatkan pentingnya sertifikasi ISPO untuk pembuktian bahwa kelapa sawit di Indonesia telah sustainable.
"Sertifikasi ISPO sangat penting untuk pembuktian bahwa kelapa sawit di Indonesia telah sustainable," kata Maulizal dalam rilisnya pada Jumat, 24 Mei 2024.
Maulizal menjelaskan betapa pentingnya komoditas kelapa sawit bagi Indonesia.
"Pentingnya komoditas kelapa sawit di Indonesia ini dapat dilihat dari kondisi jika kelapa sawit di Indonesia terhenti maka bukan hanya industri yang terkena dampaknya, tapi juga petani," tegasnya.
Berdasarkan catatan BPDPKS, lanjut Maulizal, bahwa ada sekitar 2,4 juta petani swadaya yang melibatkan 4,6 juta pekerja.
"Artinya, jika sampai komoditas kelapa sawit ini terpukul oleh aturan EUDR maka akan ada jutaan petani dan pekerja yang ikut merasakan dampaknya," katanya mengingatkan.(TESTI PRISCILLA/R)









