PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Perusahaan pada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya meminta seluruh pihak untuk semakin agresif melakukan kampanye positif kelapa sawit Indonesia.

"Selain mendorong sertifikasi ISPO kami juga minta agar kampanye positif harus semakin agresif dilakukan," kata Maulizal pada Jumat, 24 Mei 2024.

Terutama oleh negara-negara yang selama ini diskriminatif dalam perdagangan minyak sawit, katanya, seperti negara-negara Uni Eropa.

"Kami sudah menyiapkan strategi kampanye positif di Uni Eropa. Ini sekaligus untuk mengimbangi opini terkait sawit yang masih negatif di kalangan masyarakat dan pengambil kebijakan di Eropa," jelas Maulizal lagi.

Achmad Maulizal menguraikan, dalam hal ini ada beberapa langkah untuk kampanye positif sawit dalam menghadapi EUDR.

"Pertama, aksi legal untuk menyelesaikan permasalahan diskriminasi terkait perdagangan minyak sawit Indonesia," katanya lagi. Kedua, membangun hubungan bilateral dengan negara-negara anggota Uni Eropa.

"Hubungan bilateral yang baik akan menjadi upaya persuasif untuk meredam berbagai diskriminasi dagang terhadap minyak sawit Indonesia," ungkap Maulizal.

--page

Ketiga, mendukung sertifikasi berkelanjutan yang diakui dunia internasional untuk menembus pasar Uni Eropa sehingga perlu adanya penguatan standar sertifikasi ISPO sebagai langkah komunikasi positif sawit di Eropa dan wilayah-wilayah lain di dunia.

"Terakhir yakni melakukan komunikasi media dengan bekerja sama melalui media-media terpercaya di Jerman, Prancis, dan Belgia," tuturnya lagi.(TESTI PRISCILLA/R)