PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lomba manyipet turut meriahkan perhelatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang berlangsung selama enam hari pada 18-24 Mei 2024.

“Lomba ini digelar dalam rangka melestarikan salah satu bentuk usaha perburuan dengan menggunakan sipet,” kata Koordinator lomba, Teras Ariantho di GOR Serbaguna Jl. Tjilik Riwut Palangka Raya baru baru ini.

Ia menyampaikan sipet merupakan senjata tradisional suku Dayak yang digunakan juga untuk mempertahankan diri ketika perang pada zaman dulu.

“Sipet (sumpit) terbuat dari bahan kayu, anak sumpit (damek) terbuat dari bambu dan atau dari bahan lainnya. Pelimping dari bahan kertas atau palawi, disediakan oleh Peserta daerah masing-masing,” ungkap Teras.

Adapun peserta lomba manyipet dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori putra dan kategori putri. Kategori putra diikuti oleh 13 kabupaten /kota, antara lain Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Katingan.

--page

Kemudian, Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, Murung Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Lamandau, dan Kabupaten Sukamara.

Sedangkan untuk kategori putri diikuti oleh 12 kabupaten /kota yakni Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Barito Selatan.

Setelah itu, Barito Utara, Barito Timur, Murung Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Kabupaten Sukamara. (HERMAWAN DP/j)