BORNEONEWS, Palangka Raya - Demi mendukung percepatan Program Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS gencarkan sosialisasi.
"Terbaru kita hadir sebagai Narasumber pada acara Sosialisasi Program Sarana Prasarana yang di selenggarakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat," kata Kepala Divisi Pendidikan SDM, Litbang dan Pengembangan Sarana Prasarana BPDPKS, Triana Meinarsih dalam rilisnya pada Minggu, 26 Mei 2024.
Triana menyampaikan materi terkait dengan Roadmap/Peta Jalan dan Kebijakan Penyaluran Program Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit dan Penggunaan Dana BPDPKS.
"Rencana Program Sarpras Perkebunan Kelapa Sawit yang telah disusun oleh BPDPKS diharapkan memenuhi target output dan outcome," kata Triana.
Output Pelaksanaan Program Sarpras ini menurut Triana ialah tersalurkannya alokasi dana Tahun 2024 pada bidang-bidang Program Sarpras.
"Salah satunya, misalnya tersalurkannya pada peningkatan kualitas jalan perkebunan kelapa sawit," bebernya.
Menurut Triana, Sosialisasi Program Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Barat ini dibuka langsung Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat dan juga selaku Ketua Tim Program Sarana Prasarana Perekabunan Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, dengan peserta seluruh Dinas Perkebunan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.
--page
Heronimus Hero pada pembukaannya menyampaikan upaya-upaya percepatan usulan dan review Program Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi Kalbar. (TESTI PRISCILLA/j)









