BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Keterbatasan kapasitas produksi instalasi pengolahan air (IPA) yang dimiliki Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Seruyan menjadi kendala utama dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, kapasitas produksi IPA Perumdam Tirta Seruyan hanya mencapai 45 liter per detik untuk melayani sekitar 4000 sambungan rumah.
Pj Direktur Perumdam Tirta Seruyan, Radiun, menyatakan bahwa dengan kondisi yang ada, pihaknya sudah tidak mampu untuk melayani permintaan sambungan baru.
"Dengan kondisi saat ini, kita sudah tidak mampu untuk melayani permintaan sambungan baru," kata Radiun, Minggu, 26 Mei 2024.
Radiun mengungkapkan bahwa untuk mengatasi masalah ini, pihaknya telah mengusulkan pembangunan IPA baru dengan kapasitas 50 liter per detik.
--page
"Pembangunan IPA baru ini sangat diperlukan sebab IPA yang dimiliki saat ini sudah tidak dapat melayani permintaan sambungan rumah baru," jelasnya.
Menurut Radiun, saat ini banyak daftar tunggu permintaan sambungan rumah baru yang belum bisa dilayani lantaran terbatasnya kapasitas produksi.
Pihak Perumdam Tirta Seruyan berharap agar usulan pembangunan IPA baru dapat direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan adanya IPA baru, diharapkan dapat melayani permintaan sambungan rumah baru untuk warga di Kuala Pembuang dan sekitarnya, sehingga meningkatkan pelayanan dan distribusi air bersih kepada masyarakat. (FAHRUL/j)









