BORNEONEWS, Palangka Raya - Walaupun pada 2024 ini anggaran ketahanan pangan Kalimantan Tengah (Kalteng) naik Rp 2 miliar, hingga menjadi Rp 16,8 miliar. Namun besaran itu dinilai belum memadai atau kurang ideal.
Penilaian ini diutarakan oleh, Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid, ia mengatakan dana anggaran ketahanan pangan tersebut harus lebih meningkat lagi.
"Untuk pelaksanaan program ketahanan pangan pada 2024 ada kenaikan, namun hal itu masih kurang memadai. Harus ada sinkronisasi antara program pemerintah provinsi, daerah, serta pusat," katanya, Minggu, 26 Mei 2024.
Walaupun, Pemprov Kalteng sering menggaungkan ketahanan pangan akan lebih baik setiap program kinerja dilapangan, yang didukung oleh ketersediaan anggaran sebagai penunjang kinerja mewujudkan pangan mandiri.
"Kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, agar inflasi dalam bidang ketahanan pangan ini tidak terjadi lagi," bebernya.
--page
Besar anggaran untuk program ketahanan pangan harus profesional, dan disesuaikan dengan program atau pelaksanaan kegiatan.
Sebab, ketahanan pangan merupakan program yang sangat vital. Sehingga sangat perlu diperhatikan lebih oleh pemerintah, terutama terkait besaran anggaran untuk pelaksanaan program. (MARINI/H)









