PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno menilai sarana prasarana (sarfas) infrastruktur di pedesaan masih minim dan perlu perhatian. 

Pembangunan pedesaan wilayah Kalteng, tidak bisa hanya sekedar mengandalkan Anggaran Dana Desa (ADD) tetapi juga perlu mendapat sokongan dari pemerintah provinsi sampai pusat.

Banyak wilayah Kalteng yang belum tersentuh infrastruktur yang merata, contoh jalan beraspal. jalan rusak, hingga jembatan yang belum terbangun.

Untuk itu, katanya, berbagai kelengkapan infrastruktur dan sarana prasarana dari sejumlah wilayah di Kalteng menjadi perhatian kalangan DPRD Kalteng.

"Pembenahan infrastruktur harus dilakukan secara berkala, itu semua supaya pembangunan lebih merata dan bisa dirasakan oleh masyarakat," kata Wiyatno, Minggu, 26 Mei 2024.

--page

Dirinya menekankan, pembangunan jangan hanya memfokuskan di perkotaan saja atau kabupaten tertentu saja, di daerah lain tidak dipikirkan. Harus adanya pemerataan wilayah.

"Semestinya lebih serius menangani infrastruktur saat ini, sehingga akan dapat lebih menggerakan serta memajukan perekonomian bagi daerah," tandasnya. (MARINI/H)