BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kalimantan Tengah (Kalteng), pemerintah provinsi melaksanakan upacara bersama, baik dari pemerintahan, TNI/Polri, DPRD, Kejaksaan, pemerintah kabupaten/kota, dan lainnya, di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 27 Mei 2024 pagi.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran sebagai inspektur upacara, yang mengenakan pakaian nasional beruapa jas hitam, dasi merah serta peci nasional. Sedangkan pejabat lainnya mengenakan pakaian adat ciri khas Kalteng.
Pelaksanaan upacara tersebut juga diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), dan unsur pendidikan baik itu SMA hingga perguruan tinggi. Pemandu musik berasal dari tim drum band TNI, dan paduan suara berasal dari SMA 2 Palangka Raya. Yang bertugas sebagai komandan upacara Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng M. Reza Prabowo.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dibacakan pula secara singkat Kalteng, yang diresmikannya tiga Provinsi di Kalimantan yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan pada tanggal 1 Januari 1957, Presiden Soekarno membuat keputusan untuk menambah satu Provinsi lagi yaitu Provinsi Kalimantan Tengah.
Keputusan tersebut menjadi awal peresmian kantor Persiapan Pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah oleh Menteri Dalam Negeri.
--page
RTA Milono selaku Gubernur menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai tempat residen dari Departemen Dalam Negeri tanggal 23 Mei 1957, dengan keluarnya UU darurat Nomor 10 tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal tersebut menjadi akhir dari jabatan RTA Milono sebagai Gubernur Pembentuk Kalimantan Tengah dan sekaligus penunjukan dan pengangkatan RTA Milono sebagai Gubernur Kalimantan Tengah definitif oleh Pemerintah Pusat.
Dua bulan kemudian, Palangka Raya ditetapkan sebagai ibukota Kalimantan Tengah. Palangka Raya memiliki arti tempat yang suci, mulia, dan besar. Namun, Presiden Soekarno baru meresmikan dan melakukan pemancangan tiang pertama pada tanggal 17 Juli 1957.
Pada saat itu, Provinsi Kalimantan Tengah hanya memiliki 3 Kabupaten Daerah tingkat II yaitu Kabupaten Barito, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Kotawaringin.
Selanjutnya Kabupaten tersebut dimekarkan menjadi 5 Kabupaten yaitu:
--page
1. Kabupaten Barito Utara dengan ibu kota Muara Teweh
2. Kabupaten Barito Selatan dengan ibu kota Buntok
3. Kabupaten Kapuas
4. Kabupaten Kotawaringin Timur dengan ibu kota Sampit
5. Kabupaten Kotawaringin Barat dengan ibu kota Pangkalan Bun
Seiring berjalannya waktu, Kabupaten yang semula hanya 5, dimekarkan lagi menjadi 13 Kabupaten 1 Kota pada tanggal 2 Juli 2002.
Delapan Kabupaten baru tersebut yaitu:
--page
1. Kabupaten Katingan dengan ibu kota Kasongan
2. Kabupaten Seruyan dengan ibu kota Kuala Pembuang
3. Kabupaten Sukamara dengan ibu kota Sukamara
4. Kabupaten Lamandau dengan ibu kota Nanga Bulik
5. Kabupaten Gunung Mas dengan ibu kota Kuala Kurun
6. Kabupaten Pulang Pisau dengan ibu kota Pulang Pisau
7. Kabupaten Murung Raya dengan ibu kota Puruk Cahu
8. Kabupaten Barito Timur dengan ibu kota Tamiang Layang
Tepat di hari ini Provinsi Kalimantan Tengah genap berusia 67 tahun. Yang dipimpin oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menuju Kalteng makin berkah.
"Tepatnya pada tanggal 23 Mei 2024, Provinsi Kalimantan Tengah yang kita cintai berusia 67 tahun. Di usia yang cukup dewasa ini, perlu kita syukuri bersama, keberhasilan pembangunan di berbagai bidang di Bumi Tambun Bungai sudah kita rasakan. Keberhasilan itu tentu buah dari kerja keras dan dukungan semua elemen dan jasa tokoh pendahulu," kata Sugianto, Senin, 27 Mei 2024.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu, jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, FORKOPIMDA, Instansi Vertikal, Akademisi, Dunia Usaha, dan insan pers, serta seluruh elemen masyarakat, atas kontribusi dan sumbangsihnya terhadap kemajuan pembangunan Kalteng.
"Selanjutnya, melalui peringatan Hari Jadi ke-67 Bumi Tambun Bungai serta bersama momen Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2024, hendaknya dapat kita jadikan sebagai pendorong utama mengokohkan semangat persaudaraan dan persatuan bernapaskan Falsafah Huma Betang, untuk bersama-sama bergotong royong memajukan pembangunan Kalimantan Tengah agar makin lebih baik lagi," tandasnya. (MARINI/H)









