BORNEONEWS, Sampit - Jelang Idul Adha, kambing harga Rp3 juta jadi primadona dan banyak diburu masyarakat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Kalau yang mencari kambing harga Rp 3 juta banyak tapi agak sulit. Jika ingin mendapatkan yang harga itu, begitu kambing datang harus segera dibeli," kata pemilik Basmalah Kandang Selatan, Jalan Kopi Selatan Sampit, Husnan, Selasa, 28 Mei 2024.
Lanjutnya, kambing dengan kisaran harga Rp 3,5 juta lebih mudah dijumpai hingga H-10 pun masih tersedia meski terbatas.
Menurutnya, selera masyarakat Kotim terhadap kambing cenderung yang berukuran kecil dengan rentang harga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta.
Pihaknya pun menyediakan kambing dengan rentang harga Rp 3 juta hingga Rp 6 juta untuk memenuhi permintaan hewan kurban. Dengan harga tersebut, pembeli dapat membawa pulang kambing dengan bobot daging kurang lebih 8-9 kg.
--page
"Selera masyarakat Sampit berbeda dengan Pangkalan Bun yang mayoritas mencari kambing ukuran besar dengan harga di atas Rp 7 juta. Jika di sini, harga segitu sulit terjual," ujarnya.
Lanjutnya, pembeli hewan kurban di kandang miliknya jika dihadapkan pilihan sapi atau kambing cenderung memilih sapi. Adapun sapi yang dijual dikandangnya jenis sapi Madura, Bali dan Limosin dibanderol harga Rp18 juta hingga Rp 40 juta dengan bobot daging 65-200 kg.
"Biasanya pembeli mulai ramai H-15 Idul Adha. Harapan kami daya beli masyarakat semakin meningkat tahun ini, dan hal itu menunjukkan minat masyarakat untuk berkurban semakin tinggi," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









