SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua KPU Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Rifqi mengingatkan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus melek teknologi. 

"Saat ini sudah memasuki era digitalisasi sehingga PPS harus melek teknologi karena beberapa tahapan memerlukan teknologi terutama komputer," kata Rifqi, Selasa, 28 Mei 2024.

Karena PPS harus menggunakan aplikasi si rekap berbasis komputasi.  Sehingga baginyang belum bisa wajib untuk belajar. Karena Pemilu dan Pilkada menuju era digitalisasi.

Sebelumnya, KPU Kotim telah melantik 555 anggota PPS, Minggu, 26 Mei 2024. Pelantikan tersebut dilakukan secara luring dan daring.

Ia mengingatkan PPS bertugas menyukseskan Pilkada 2024. PPS harus menjalankan tugas sesuai prosedur dan menjunjung tinggi solidaritas antar anggota. 

--page

"Dalam waktu dekat tugas mereka yaitu pemutakhiran data pemilih di tingkatan Desa. PPS diharapkan mampu membentuk panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan menyusun daftar pemilih agar menghasilkan data pemilih yang lebih akurat," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)