KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aparatur Pemerintah desa (Pemdes) terdiri dari kepala desa, perangkat desa dan BPD se Kabupaten Kapuas mengikuti workshop pengembangan potensi desa dan perdesaan dalam rangka meningkatkan keberdayaan ekonomi desa 27 - 29 Mei 2024.

Bertempat di Hall Rujab Bupati Kapuas, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas.

Dalam kegiatan ini pada hari pertama narasumber utamanya adalah Dirjen PDP Kemendes PDTT, Sugito yang memberikan materi terkait program nasional pembangunan perdesaan.

Dinas PMD Kapuas juga menghadirkan Kepala Desa Panggung Harjo Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Wahyu Anggoro yang merupakan desa terbaik nasional dan desa anti korupsi pertama di Indonesia, bahkan desa ini juga mampu mendapatkan pendapatan hasil desanya lebih dari Rp7 miliar per tahun.

Sehingga, diharapkan hal ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi aparatur Pemdes di Kapuas dalam menggali potensi yang ada di desa masing-masing.

--page

“Kemarin sudah kita hadirkan narasumber utama, harapannya dapat meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur pemerintahan desa," harap Kepala Dinas PMD Kapuas, Budi Kurniawan, Selasa, 28 Mei 2024.

Selain itu, dilanjutkan hari kedua diisi narasumber dari Kejaksaan Negeri Kapuas dengan materi terkait program jaksa garda desa dan Polres Kapuas dengan materi polisi kawal desa.

“Juga dilanjutkan dengan sosialisasi undang-undang terbaru tentang desa dan mensosialisasikan penerapan aplikasi smart SPJ online bagi desa," pungkasnya.

Sebelumnya, kegiatan ini telah dibuka langsung oleh Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi, ia berharap melalui kegiatan ini akan dapat meningkatkan pengetahuan dari Aparatur pemerintah desa di Kabupaten Kapuas. (DODI/j)