BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat beberapa pembahasan menarik dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun Anggara 2024 yang digekar di Aula Marundau di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa, 28 Mei 2024.
Kepala Bappedalitbang Kobar Juni Gultom menjelaskan dalam konteks reformasi ekonomi di kawasan Kabupaten Kobar dan Kalimantan secara regional, Kabupaten yang memiliki julukan Bumi Marunting Batu Aji ini siap berbenah untuk meningkatkan konektivitasnya dengan berbagai daerah lain.
"Karena Ibu Kota Negara (IKN) sudah nerada di Pulau Kalimantan, tentunya Kabupaten Kobar sudah sudah berbenah untuk meningkatkan konektivitas baik ke IKN maupun ke kota-kota lainnya di Indonesia," jelas Juni Gultom.
Karena, menurut Juni Gultom, Kabupaten Kobar akan ditetapkan menjadi daerah superhub Kalimantan yaitu menjadi superhub ekonomi.
"Maka dukungan dari infrastruktur laut udara dan darat ini menjadi prioritas kita. Kemudian terkait dengan transformasi ekonomi dalam 20 tahun ke depan informasinya kita harus mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 12% dari sekarang yang sekitar 6% ," jelas Juni Gultom.
--page
Untuk itulah menurut Juni Gultom, pihaknya mengundang para investor yang berkaitan dengan sumber daya alam yaitu investor dengan perkebunan kemudian pertambangan dan lainnya.
"Harapannya kita bisa menyamai pertumbuhan ekonomi di Ambon, Maluku yang sudah 12% Dengan demikian investasi yang besar masuk di pertarungan Barat akan meningkatkan ekonomi kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. sehingga arahan dari pemerintah pusat terkait reformasi ekonomi, hilirisasi sumber daya alam itu bisa diwujudkan sesuai rencana kita kedepan," jelas Juni Gultom. (WAHYU KRIDA/j)









