BORNEONEWS, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Abri mengapresiasi dan mendukung kegiatan pelatihan tranformasi digital koperasi menuju koperasi modern, dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM setempat pada Senin, 27 Mei 2024.
Menurut H Abri, di zaman serba digital kini, banyak muncul berbagai platform digital tidak bisa dihindari, terlebih lagi dengan adanya pascapandemi Covid-19. Segala hal yang biasanya dilakukan secara langsung, harus dilakukan secara daring.
“Semua sektor dalam kehidupan kita dituntut untuk mengikuti adab kebiasaan baru yang dituntut serba digital. Hal ini pun turut mempengaruhi sektor usaha, beberapa upaya digitalisasi usaha yang dilakukan seperti digitalisasi pemasaran, layanan, pelaporan dan lainnya,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barito Utara ini, Selasa, 28 Mei 2024.
Ia juga mengatakan bahwa pentingnya digitalisasi usaha saat ini untuk menunjang usaha. “Saya mengapresiasi dan mendukung pelatihan digitalisasi koperasi ini yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi,” kata H Abri.
Lebih lanjut H Abri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan perwujudan dari salah satu program Pemkab Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing koperasi.
--page
“Sehingga diharapkan terwujudnya koperasi yang maju, sehat, moderen dan bermanfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya,” kata dia lagi.
Ia menambahkan, koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha yang harus mampu melek terhadap perkembangan teknologi dan informasi. “Sehingga Koperasi dan UMKM perlu memahami, menguasai dan melakukan transformasi digital, agar koperasi dan UMKM dikelola secara profesional dan moderen,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan adanya pelatihan tersebut, peserta pelatihan mampu menerapkan ilmu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di koperasinya masing-masing. “Dengan demikian, akan memberikan dampak positif terhadap penciptaan lapangan pekerjaan, penanggulangan inflasi daerah dan pengangguran di daerah ini,” pungkasnya. (RAMADHANI/Y)









