BORNEONEWS, Sampit - Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur meminta kepada perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit, untuk menjamin ketersedian air bersih selama Ramadan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotim M Shaleh, mengatakan pelayanan terhadap pelanggan air bersih harus optimal. Apalagi, sebentar lagi memasuki bulan Ramadan.
“Kami minta PDAM menjaga distribusi air bersih kepada pelanggan, selama bulan puasa nanti,” kata dia, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/6/2016).
Menurut Shaleh, agar distribusi air bersih tidak terganggu, PDAM harus secara terus-menerus melakukan koordinasi dengan PLN selaku pemasok aliran listrik untuk operasional mesin PDAM.
" PDAM dan PLN kan sangat berkaitan erat, artinya mereka (PDAM dan PLN) harus melakukan koordinasi. Jangan sampai masyarakat terganggu menjalankan ibadah puasa, akibat terhentinya aliran air bersih," ucap dia.
Sementara itu, Direktur PDAM Dharma Tirta Sampit Firdaus Herman Ranggan, mengatakan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air bersih ke pelanggan selama Ramadan tidak terganggu. Diperkirakan, saat bulan puasa pemakaian air bersih meningkat sekitar 70% hingga lebaran nanti.
“Kami sudah mulai bersiap karena pemakaian air pasti melonjak selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ucap dia.
Pada bulan-bulan biasa rata-rata setiap pelanggan menggunakan air bersih sebanyak 10 meter kubik-15 meter kubik setiap bulan. Saat bulan Ramadan meningkat menjadi 15 meter kubik-25 meter kubik.
“Opersional produksi akan lebih ditingkatkan sehingga keperluan air bersih masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi,” ujarnya.
Firdaus berharap PLN juga tidak mematikan listrik selama Ramadan, sehingga produksi air tidak terkendala akibat tidak bisa dioperasikannya mesin genset yang menjaga agar air tidak kosong.
“Bagaimanapun karena mesin kami masih tergantung pada pasokan listrik, distribusi air bersih ke pelanggan bisa lancar asalkan listrik juga tidak padam,” kata dia. (RIFQI/m)
PDAM Sampit Diminta Jaga Distribusi Air Bersih Selama Ramadan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







