BORNEONEWS, Gumas - Anggota DPRD Gunung Mas, Herbert Y Asin setuju dengan wacana pengurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak produktif. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan-RB) mewacanakan mengurangi jumlah PNS sampai 1 juta orang. 

"Wacana tersebut tidak salah. Terlebih jika pengurangan terhadap PNS yang kurang produktif. Seperti PNS yang kurang mampu bekerja, PNS malas maupun yang kerap melalaikan tugas. Saya setuju bila PNS yang sudah kurang produktif dalam bekerja dikurangi,” ujar Herbert kepada Borneonews, Kamis (2/6/2016) siang.

Menurut ketua Fraksi Partai Golkar itu, pengurangan PNS tidak serta merta melalui pemecatan. Malainkan pensiun dini bagi PNS yang tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik. Pasalnya, selama ini, terutama di Kabupaten Gumas, cukup banyak PNS yang kerap melalaikan tugas dan kewajiban yang telah dipercayakan.

“Di Gunung Mas juga ada beberapa PNS yang kurang serius melaksanakan tugas, malah melakukan pekerjaan lain. Hal tersebut perlu diberikan tindakan tegas dan masuk dalam wacana Kemenpan-RB,” tegas Herbert.

Menurut dia, tindakan tegas yang dilakukan terhadap PNS yang tidak melaksanakan tugas dengan baik. Suatu hal yang sangat perlu dilakukan, hal itu untuk memberikan efek jera kepada PNS. Sehingga ke depan tidak ada lagi PNS yang melalikan tugas dan kewajiban seperti yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Kita harapkan supaya kinerja PNS terus diawasi. Hal itu untuk mereka melaksanakan tugas dan melayani masyarakat dengan baik,” cetus dia.

Pada kesempatan tersebut, politisi Partai Golkar itu berharap supaya Pemkab Gumas lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap kinerja PNS, terutama yang di kecamatan dan desa. Bila ditemukan ada PNS yang sering melalaikan tugas dan sudah tidak produktif, harus cepat diambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Intinya kita sangat mengharapkan, baik itu guru, tenaga kesehatan dan semua PNS yang bertugas didaerah ini. Supaya melaksanaka tugas dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” pesan Herbert. (EPRA SENTOSA/N).