BORNEONEWS, Kotim - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli mendukung tempat-tempat hiburan malam tidak beroperasi selama bulan Ramadan 2016. Tindakan itu penting, agar suasana kondusif di masyarakat tidak terganggu dalam menjalankan ibadah.

“Semua umat beragama harus saling menghormati. Ciptakan suasana yang kondusif bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah Ramadan nanti," kata Jhon Krisli, di Sampit, Kamis (2/6/2016).

Jhon mengimbau masyarakat menciptakan suasana kondusif selama Ramadan 2016, agar umat Islam tenang dalam menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, perlu kerja sama semua warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia juga meminta kepada para pedagang agar tidak menjual petasan yang akan membuat kebisingan serta masyarakat untuk tidak memainkan letusan-letusan tersebut.

Untuk itu, pihaknya juga mendukung tempat-tempat hiburan malam agar tidak beroperasi selama bulan Ramadan agar suasana kondusif di masyarakat tidak terganggu dalam menjalankan ibadah.

“Pada intinya, kami mengajak semua stake holder untuk terus merekatkan sinergi demi menjaga situasi di Kotim tetap aman, nyaman, dan tenteram,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Jhon, semua unsur masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Termasuk kepada para ulama, dia pun berharap dapat menyampaikan ceramah-ceramah agama yang berisi ajakan menciptakan suasana aman dan tertib, serta mengokohkan keharmonisan antarumat beragama.

“Kami berharap para ulama bisa memberi contoh yang baik pada masyarakat, melalui ceamah-ceramah agamanya. Ciptakan suasana saling menghormati dan menghargai keukunan umat beragama,” pesan Jhon.

Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan, mengajak tokoh masyarakat, agama dan adat agar menyosialisasikan ke tengah masyarakat untuk menjaga suasana aman selama bulan suci Ramadan. “Kepolisian akan melaksanakan penertiban penyakit masyarakat (Pekat) di lokasi rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).” (M. RIFQI/N).