BORNEONEWS, Sampit - Tawon vespa menyerang warga di Jalan Sampoerna Barat, Sampit. Petugas Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur (Kotim) turun tangan memusnahkan sarang tawon itu.
"Kami baru mengetahui keberadaan sarang tawon itu setelah di sengat sekitar seminggu lalu," kata warga yang disengat tawon Siti Rahimah, Rabu, 29 Mei 2024.
Kejadian itu bermula saat dirinya hendak membuang sampah. Tiba-tiba seekor tawon terbang mendekkatinya dan menyengat. Seketika itu gerombolan tawon terlihat keluar sarang.
Akibat sengatan itu, Rahimah mengalami bengkak muka hingga matanya tak dapat melihat. Giginya yang sebelumnya sedikit goyang hingga lepas saat bengkak menjalar ke seluruh wajahnya.
"Bengkaknua seperti orang habis operasi, sempat suntik di mantri dan 4 hari baru sembuh," ujarnya.
--page
Petugas Disdamkarmat Kotim Muhammad Febri mengatakan, laporan mengenai tawon tersebut ia terima Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Namun pihaknya melaksanakan operasi pembasmian sarang tawon malam hari pukul 19.22 WIB.
"Kita laksanakan operasi pada malam hari karena saat malam tidak terlalu agresif sehingga memudahkan," kata Febri.
Disdamkarmat Kotim menggunakan metode pemusnahan tawon dengan cairan bensin dan berhasil mengeksekusi sarang tawon setelah 5-10 menit operasi.
"Jika dibiarkan bisa sangat besar. Kita pernah menangani yang diameter 5 meter. Kalau yang ini diameter 35 centi meter tetapi memanjang ke dalam. Tawon tersebut dengan jenis Vespa Affinis," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









