KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Jaya S Monong resmi lengser dari jabatannya sebagai Bupati Gunung Mas periode 2019-2024 dan telah digantikan oleh Pejabat (Pj) Bupati Gunung Mas Herson B Aden.

Pada momen pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas dengan Pj Bupati Gumas pada Rabu, 29 Mei 2024, Bupati periode 2019-2024 Jaya S Monong menyampaikan capaian kinerjanya saat memimpin Gumas bersama Wakil Bupatinya yaitu Efrensia L.P Umbing.

"Secara keseluruhan Rasio Elektrifikasi rumah tangga tahun 2023 mencapai 90,26 persen, dengan Rasio Elektrifikasi PLN 73,44 persen dan Rasio Elektrifikasi Non PLN 16,81 persen," ujar Jaya, Kamis, 30 Mei 2024.

Dilanjutkan, sampai dengan akhir masa kepemimpinan Jaya-Efrensia di bulan Mei tahun 2024 ini, hanya tersisa 10 Desa saja yang belum dialiri listrik.

Kemudian, dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, maka sejak tahun anggaran 2023 Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah mampu memenuhi kewajibannya UHC untuk memberikan jaminan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

--page

Lalu angka stunting di Kabupaten Gunung Mas pada tahun 2019 berdasarkan SSGBI yaitu 32,83 persen, dan pada tahun 2021  angka stunting yaitu 35,9 persen (berdasarkan angka SSGI).

"Melalui upaya konvergensi dan keterpaduan bersama seluruh stakeholder dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gunung Mas, maka pada tahun 2022 kita berhasil menurunkan angka prevalensi stunting pada angka 17,9 persen (berdasarkan data SSGI) dan merupakan angka prevalensi terendah se-Provinsi Kalteng tahun 2022," jelasnya.

Kabar baiknya, Kabupaten Gunung Mas kembali meraih angka stunting terendah se-Kalteng pada tahun 2023 yaitu 12,9 persen berdasarkan data SKI.

Lebih lanjut terkait infrastruktur jalan dan jembatan mengalami banyak perbaikan di sejumlah ruas jalan. Seperti peningkatan ruas jalan Desa Harang Karamat - Parempei - Desa Bereng Jun, peningkatan ruas jalan Tumbang Miri - Batu Tangkoi – Tumbang Marikoi. Lalu, peningkatan jalan Tumbang Miri – Tumbang Sian – Tumbang Napoi, pembangunan pile slab menuju oprit Jembatan Sei Kahayan di Sepang Kota dan lainnya.

Upaya peningkatan terhadap akses pendidikan juga diupayakan antara lain melalui upaya perbaikan sarana prasana belajar, Program Gunung Mas Pintar yaitu bantuan kepada anak sekolah pada tingkatan SD dan SMP yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Kemudian ada pelatihan berhitung menggunakan metode gampang, asik dan menyenangkan (gasing).

--page

Terkait dengan penanganan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Surat Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 050/34/Bid.V/Bappedalitbang Tanggal 26 Maret 2024, Perihal Penyampaian Hasil Perhitungan Estimasi Angka Kemiskinan Ekstrim Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2023, maka estimasi tingkat kemiskinan ekstrim di Kabupaten Gunung Mas telah mencapai angka 0 persen.

Pada sektor pariwisata, ada pengembangan dan pembangunan RTH di Air Terjun Batu Mahasur, pengembangan Desa Wisata Upon Batu, dan masih banyak lagi capaian kinerja selama Jaya-Efrensia memimpin Kabupaten Gunung Mas.

"Apabila selama saya, Jaya dan Ibu Efrensia menjalankan tugas, tanggung jawab, berinteraksi, berdialog, bersosialisasi, berdiskusi dengan siapa saja termasuk dengan masyarakat ada tutur kata, ucapan, sikap, perbuatan yang kurang berkenan atau mengecewakan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," tukasnya. (RISKA YULYANA/j)