PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pimpinan Rumah Tamadum, Hendra Darmawan dan seluruh masyarakat pengrajin lidi sawit yang tergabung dalam Rumah Tamadun, Kabupaten Rokan Hilir atau Rohil, Provinsi Riau menyampaikan kabar gembira.

"Dengan dukungan tulus dari BPDPKS, tas lidi sawit produksi Rumah Tamadun dipesan oleh KBRI di Pakistan," kata Hendra Darman dalam rilisnya pada Kamis, 30 Mei 2024.

Usaha dan perjuangan keras selama bertahun-tahun tidak akan pernah mengkhianati hasil. Pelan tapi pasti, prestasi bisa diraih! Hal itulah yang dibuktikan oleh rumah produksi yang menjadi binaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS ini.

Hendra menuturkan bahwa tas berbahan lidi sawit yang dipesan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pakistan tersebut bernilai puluhan juta rupiah.

Meskipun ia enggan merinci angka pasti pemesanan tersebut, namun Hendra Darmawan merinci, tas lidi sawit yang dipesan tersebut terdiri dari aneka ragam model.

"Yang dipesan dari kami itu ada yang berupa tas tangan, sling bag besar, sling bag sedang, dan beberapa sling bag kecil," jelasnya.

Selanjutnya, ada pula tas ukuran besar untuk laptop, katanya, lalu ada juga tas ukuran kecil untuk notepad atau tablet.

Dengan penuh rasa haru, Hendra Darmawan mengucapkan terimakasih atas dukung penuh dari BPDPKS selama beberapa tahun terakhir ini.

"Pak Helmi Muhansyah beserta bapak dan ibu dari Divisi UKMK BPDPKS juga sering support kami. Begitu BPDPKS secara kelembagaan yang memberikan dukung signifikan," kata dia.

--page

Dengan prestasi dari pelaku UMKM lidi sawit binaan dari DPW Asosiasi Sawitku Masa Depanku atau Samade pimpinan Karmila Sari tersebut juga tak lupa Hendra berterima kasih.

"Kami juga berterima kasih kepada DPP Asosiasi Samade Pimpinan Tolen Ketaren dan DPW Samade Riau pimpinan Karmila Sari yang mendukung penuh Rumah Tamadun yang beralamat di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)