BORNEONEWS, Palangka Raya - Dengan pendekatan yang komprehensif, Ketua Umum Forum Pemuda Sawit Indonesia atau FPSI, Hendro optimis bahwa anggotanya bisa berhasil mendapatkan beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit atau SDMPKS.
"Kami optimis para peserta yang mengikuti program mentorship memiliki peluang lebih besar untuk lolos dibandingkan dengan peserta lainnya," kata Hendro dalam rilis yang dikirimkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Kamis, 30 Mei 2024.
Para peserta yang tergabung dalam grup WhatsApp sejak bulan April lalu ini menurut Hendro telah mendapatkan bimbingan intensif dari FPSI.
"Kami memiliki alumni-alumni terbaik dari penerima program beasiswa ini yang menjadi mentor. Kami mendampingi 24 jam di grup WhatsApp, jadi peserta bebas bertanya jika mereka ada kendala atau kurang paham dalam proses pendaftaran. Selain itu, kami juga memberikan bimbingan melalui Zoom meeting," jelas Hendro lagi.
Program mentorship ini menurut Hendro sepenuhnya gratis tanpa biaya sepeser pun. Hendro juga menyampaikan harapannya agar para penerima beasiswa nantinya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi kepada industri kelapa sawit, khususnya para petani kelapa sawit.
--page
"Kami berharap adik-adik yang lolos program beasiswa ini bisa membantu FPSI memberikan kontribusi yang lebih besar lagi ke industri kelapa sawit, dan tahun depan mereka juga bersedia menjadi mentor agar adik-adiknya bisa merasakan kemudahan dalam mengikuti program beasiswa ini seperti mereka karena adanya mentor," tambah Hendro.
Dengan keberhasilan 700 peserta yang lolos administrasi beasiswa SDMPKS, FPSI sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di industri kelapa sawit melalui program-program yang inovatif dan efektif. (TESTI PRISCILLA/Y)









