PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap para penjual maupun distributor hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah tahun 2024 ini.

"Kami dari DPKP Palangka Raya terus memantau dan melakukan pengawasan terhadap depo penjual maupun distributor hewan kurban yang ada di Palangka Raya," kata Sugiyanto pada Jumat, 31 Mei 2024.

Menurut Sugiyanto, DPKP memiliki petugas khusus dalam tim pelayanan dan pemeriksaan kesehatan hewan yang juga dikhususkan untuk pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban di Kota Cantik.

"Jadi tetap kita pantau terus kesehatan hewan kurban hingga H-1 Idul Adha bahkan pasca hari raya kurban juga kita periksa jeroannya untuk memastikan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat itu benar-benar layak konsumsi, baik secara fisik, antemortem, maupun post mortem," jelasnya lagi.

Sementara itu, salah seorang peternak sapi di Kota Palangka Raya, Eko menuturkan bahwa dirinya mulai mendatangkan ternak menjelang hari Raya Idul Adha yang akan dirayakan pada Juni mendatang.

--page

"Kita baru datangkan sapi kurban dari Sulawesi, setelah ini juga akan datangkan sapi kurban dari Kupang, jadi kalau ada yang perlu untuk kurban kita sudah ada," kata pemilik Echofarm ini. 

Setiap tahun memang menurut Eko, selain yang memang dipelihara sendiri olehnya di peternakan, dirinya juga rutin mendatangkan dari luar daerah jauh-jauh hari sebelum Idul Adha.

"Kita datangkan jauh-jauh hari supaya bisa kita pantau kesehatannya sebelum dikurbankan nanti," tuturnya.

Pemilik peternakan di Jalan Siti Bakar ini menuturkan bahwa sebagian besar sapi kurban yang ada di peternakannya saat ini sudah dipesan oleh pelanggan yang memang rutin membeli setiap tahun.

"Harga sapi kurban di kita kisaran dari harga Rp17 Juta hingga Rp40 Juta," katanya lagi.(TESTI PRISCILLA)