BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terjadi trouble, puluhan penumpang KM Kirana rute Kumai - Semarang dievakuasi dan berganti kapal untuk melanjutkan perjalanan menuju Semarang.
Video proses evakuasi sekitar 70 penumpang dari KM Kirana ke Kapal Wisata ramai beredar di group media sosial warga Pangkalan Bun, Jumat, 31 Mei 2024.
Kepala PT DLU Cabang Kumai Agus Supriyanto membenarkan informasi tersebut. Ia mengungkapkan proses evakuasi dilakukan pagi tadi menggunakan dua kapal wisata dan semua berjalan lancar.
"Betul, Alhmdulillah semua aman. Kita koordinasi dengan KSOP dan KP3, penumpang telah dievakuasi dan menunggu sekitar 1 jam, penumpang langsung dipindah naik Kapal Rucitra melanjutkan perjalanan menuju Semarang," kata Agus.
Ia menjelaskan, bahwa Kapal Kirana yang mengalami trouble tersebut dijadwalkan berlayar dari Kumai menuju Semarang pada Kamis, 29 Mei 2024 sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat diperjalanan sekitar 45 Menit, terjadilah trouble. Kemudian menurunkan jangkar di Muara Sungai Kumai, untuk dicari penyebabnya.
"Cukup lama mencari penyakitnya (kerusakan pada mesin). Barulah sekitar pukul 18.00 WIB, ketemu penyakitnya. Namun, harus mendatangkan alat dari Jawa," ungkapnya.
Mengingat waktu dan kondisi yang sudah mulai gelap. Sesuai SOP nya, pihaknya tidak melakukan evakuasi penumpang pada malam hari karena bersiko.
"Kalau kita evakuasi malam bahaya. Akhirnya tadi pagi baru kita evakuasi. Dan selama diatas kapal, seluruh penumpang kita fasilitasi dan layani dengan baik termasuk makannya," imbuhnya.
Disebutkan jumlah penumpang KM Kirana adalah sebanyak 78 orang. 8 orang penumpang menunggu di kapal, karena mereka sopir truk. Kemudian, 70 orang ikut dievakuasi.
--page
"Ada juga penumpang yang ingin refund, kita berikan tiket full. Karena mereka mau melanjutkan perjalanan ke Jawa naik pesawat, ya kita persilahkan," sebutnya.
Ia menambahkan perbaikan diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua hari. Kemungkin besok kapal Kirana sudah bisa beroperasi kembali. (DANANG/R)









