KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengelolaan waktu selama masa tahanan dapat menjadi tantangan, tetapi di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, upaya untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan telah menjadi fokus utama. 

Dengan pendekatan yang inovatif, mereka telah meluncurkan program pembinaan kemandirian barbershop atau potong rambut, memberikan kesempatan bagi para narapidana untuk belajar dan mengasah keterampilan pangkas rambut.

Kepala Rutan Kuala Kapuas, Bapak David Anderson S., dengan antusias menyambut program ini sebagai langkah progresif dalam pembinaan narapidana. 

"Kami percaya bahwa memberikan keterampilan yang dapat diterapkan di dunia nyata tidak hanya membantu mereka menghadapi tantangan setelah masa tahanan, tetapi juga membentuk rasa tanggung jawab dan kemandirian yang kuat,” katanya, Jumat, 31 Mei 2024.

Melalui kerja keras dan dedikasi, barbershop di Rutan Kuala Kapuas menjadi simbol kemandirian dan pemulihan bagi para narapidana. 

--page

Mereka tidak hanya belajar keterampilan baru, tetapi juga merasakan kebanggaan dalam menghasilkan karya yang berkualitas. 

"Diharapkan bahwa program ini akan menjadi model bagi pembinaan kemandirian di lembaga pemasyarakatan lainnya," pungkasnya. (DODI/j)