PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bundaran Besar berbentuk Talawang Palangka Raya belum diresmikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Karena masih ada progres penyelesaian proyek yang harus diselesaikan, agar kelayakan serta kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung ke lokasi tersebut.

"Peresmian Bundaran Besar memang direncanakan saat HUT Kalteng pada bulan Mei 2024, namun karena ada hal yang harus di selesaikan peresmiannya ditunda," kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng Shalahuddin, Sabtu, 1 Juni 2024.

Katanya, Renovasi Bundaran Besar Palangka Raya sudah mendekati babak akhir. Progres terkini dari Tugu Talawang yang turut menghiasi kawasan Bundaran Besar menunjukkan pembangunan. 

Serta katanya, mengenalkan pesona keindahan Kota Palangka Raya sebagai Ibu Kota Provinsi Kalteng, sebagai tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi, sebagaimana balutan dalam desain renovasi Bundaran Besar. 

--page

"Secara keseluruhan renovasi Bundaran Besar sudah mulai rampung, tentu pada saatnya akan muncul berbagai inovasi dan kreasi untuk memanfaatkan ikonik bundaran sebagai pusat kegiatan yang menunjang kepariwisataan maupun ekonomi kreatif, sekaligus menjadikan bundaran besar sebagai sport tourism," jelasnya.

Tambahnya, Pemprov Kalteng saat ini sedang merenovasi Bundaran Besar, Palangka Raya. Bangunan yang menjadi ikon di Ibu Kota Provinsi Kalteng itu akan dipoles dan ditata dengan arsitektur modern, sehingga nantinya lebih mempesona bagi siapa saja yang berkunjung dan melihatnya.

"Dan sekarang masih proses penyelesaian finishing dan baru bisa di resmikan oleh bapak Gubernur," tandasnya. (MARINI/H)