BORNEONEWS, Katingan - Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengatakan semangat gotong royong tidak boleh luntur. Melalui kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat‎ (BBGRM), pemerintah mengingatkan masyarakat akan pentingnya melestarikan semangat gotong royong dalam kehidupan sosial.

"BBGRM ini upaya pemerintah dalam rangka menumbuhkembangkan kembali nilai-nilai gerakan gotong royong. Saya berharap kegiatan ini tidak luntur dan berhenti sampai di sini, tetapi terus dilakukan selama bangsa ini masih berdiri," ucap Bupati Ahmad  Yantenglie saat menutup kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat‎ (BBGRM) ke-13, Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG–PKK) ke-44 dan Hari Keluarga Nasional ke-23 di Desa Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya, Kamis (2/6/2016).

Menurutnya, kegiatan BBGRM penting dilaksanakan karena nilai gotong royong merupakan salah satu pilar negara. Pasalnya, apabila nilai gotong royong hilang maka jati diri bangsa pun turut hilang. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan ciri khas bangsa Indonesia ini mulai tingkat masyarakat akar rumput hingga ke
pucuk pemerintahan tiap tahunnya.

"Gotong royong bukan hanya diartikan dengan kerja bakti saja, namun saling tolong menolong antar sesama umat dan saling bantu membantu juga bagian dari budaya ini. Lantaran sifat manusia sebagai mahluk sosial," imbuhnya.

Kemudian, pada setiap pencanangan BBGRM selalu dibarengi dengan peringatan HKG PKK dan Hari Keluarga Nasional (HKN). Hal itu memiliki keterkaitan dan menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan, karena
kedua peringatan itu mempunyai peran vital dalam mengembangkan serta membangkitkan kembali karakter masyarakat khususnya ditingkat keluarga terlebih dahulu.

Sementara itu, Ketua Panitia BBGRM tahun 2016, Kabul Mustiman dalam laporannya menuturkan jika salah satu alasan Desa Tumbang Karuei ditunjuk sebagai lokasi penutupan BBGRM kali ini lantaran wilayahnya yang cukup jauh dari pusat kabupaten.

Desa Karuei merupakan desa ketiga paling jauh setelah Tumbang Kaburai dan Tanjung Batik Kecamatan Bukit Raya, serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Melawi Kalbar. Hadir dalam acara itu Ketua TP PKK Katingan Ny Endang Susilawatie, Ketua DPRD Ignatius Mantir Ledie Nussa beserta sejumlah anggota, Kapolres AKBP Tato Pamungkas Suyono SIK, Perwira Penghubung Kapten Infantri Mahsun Abadi, sejumlah Kepala SKPD dan seluruh pimpinan kecamatan. (HAIRUL SALEH/N).