BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Palangka Raya, Fifi Arfina mendorong para ASN yang memasuki masa pensiun untuk memanfaatkan dana pensiun sebagai modal usaha.
Hal ini disampaikannya dalam acara sosialisasi manfaat Taspen bagi sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas atau pensiun.
"Masa pensiun bukan akhir dari produktivitas, justru ini adalah kesempatan untuk memulai babak baru dengan memanfaatkan pengalaman dan keahlian yang telah dimiliki selama bertahun-tahun," katanya, Minggu, 2 Juni 2024.
Dana pensiun yang diterima kata dia, dapat menjadi modal awal untuk membangun usaha yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.
Fifi menekankan bahwa memulai usaha di masa pensiun memiliki banyak keuntungan. Usaha dapat menjadi sumber pendapatan yang stabil dan menjamin kesejahteraan di masa tua.
Selain itu berbisnis dapat menjaga semangat dan motivasi para pensiunan agar tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.
"Memulai usaha dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan berbagi pengalaman dengan generasi muda," ujarnya.
BKPSDM Palangka Raya siap mendukung para pensiunan ASN yang ingin memulai usaha. Pihaknya juga menyediakan berbagai program pelatihan dan pendampingan untuk membantu mereka dalam mengembangkan bisnis.
Fifi berharap dengan memanfaatkan dana pensiun untuk berbisnis, para ASN dapat menikmati masa pensiun yang lebih sejahtera dan bermanfaat. "Pensiun bukan akhir, tetapi awal dari babak baru yang penuh peluang," pungkasnya. (HENDRI/R)









