BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tidak sedikit warga Kotawaringin Barat yang minta dinikahkan oleh Bupati Bambang Purwanto, yang disampaikan melalui fasilitas hotline Bupati Kobar, Halo Pak De. Permintaan yang menyimpang itu, membuat Bupati tersenyum. Pasalnya, hotline untuk menyalurkan aspirasi rupanya dimanfaatkan beberapa warga untuk meminta biaya pernikahan kepada Bupati.
"Kalau yang minta dinikahkan satu atau dua orang sih ga apa-apa, ini banyak," cerita Bupati Kobar, Bambang Purwanto melalui sambungan telpon, Jumat (3/6/2016).
Satu bulan terakhir ini, Bupati mengaku menerima permintaan dari warganya untuk dibiayai pernikahan kurang lebih 20 orang. Namun bupati tak menanggapi serius, karena di luar kewenangannya.
"Minta biaya untuk dinikahkan, lah kalo saya turuti bisa bobol, makin lama Halo Pak De ini makin banyak yang minta dinikahkan nanti kalau saya turuti," kata Bupati.
Halo Pak De awalnya digunakan untuk menampung semua masukan dan saran serta aduan dari warga melalui nomer 0812 4044405. Nomer selular tersebut langsung ditangani dan di layani oleh Bambang Purwanto. Ia memasang Hotline Pak De satu minggu sejak dilantik menjadi Bupati Kobar.
"Halo Pak De itu untuk menampung semua aspirasi baik itu keluhan, masukan, saran dan kritik yang langsung saya tangani tanpa menggunakan admin atau komputer," jelas Bambang.
Ia mengakui, setiap harinya, tidak kurang dari 200 sms yang masuk ke nomer hotline Halo Pak De. Ia juga memasang Halo Pak de di surat kabar lokal di Kobar. (CECEP HERDI/N).








