PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sudah menyediakan terminal bongkar muat, namun masih saja banyak ditemui truk fuso yang parkir sembarangan, di Tepi Jalan Utama Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan.

Tuk dengan tonase yang berat dan ukuran yang panjang tersebut, kerap kali mengular didepan rumah warga, sehingga mengganggu aktifitas keluar masuk warga Desa Pasir Panjang.

Seperti yang dialami warga bernama Sunarsih. Ia membagikan kekesalannya di media sosial dan mendapat ratusan beragam tanggapan dari warganet.

Ia mengungkapkan, bahwa kendaraan truk fuso parkir sembarangan dan berjejer tidak hanya sekali ini saja, namun sudah berkali-kali. Maka untuk yang kesekian kalinya, ia memviralkannya di media sosial.

"Sudah kesekian kalinya parkir menutupi jalan mau keluar masuk rumah susah, sampe mau jatuh masuk ke parit," ucapnya kesal, Minggu, 2 Juni 2024.

--page

Hal senada juga diungkalkan oleh Budi (52). Setiap hendak masuk atau keluar rumah harus memutar dan mencari jalan masuk, karena terhalang oleh truk.

Untuk itu, ia berharap adanya perhatian dari pihak berwenang, sehingga masalah ini bisa segera terselesaikan.

Mereka juga berharap, kesadaran pemilik truk untuk mematuhi aturan parkir semakin meningkat, demi kepentingan bersama.

"Semoga ada solusi dari pihak terkait, agar masalah ini bisa diselesaikan untuk kepentingan bersama," pungkasnya. (DANANG/j)