PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Barat menggecarkan pengawasan dan pengendalian kendaraan angkutan barang antar pulau di ruas jalan Kumai - Pangkalan Bun.

Kepala Dinas Perhubungan Kobad Amir Hadi menyampaikan, dalam kegiatan pengawasan dan pengendalian tersebut, ditemukan beberapa kendaraan yang melakukan aktifitas bongkar atu muat barang ditepi jalan.

"Meski kerap dilakukan pengawasan dan teguran, masih saja ditemui aktifitas truk bongkar muat di tepi jalan," ujar Amir Hadi, Minggu, 2 Juni 2024.

Personel Dishub Kobar menghimbau dan memberikan teguran kepada operator kendaraan agar tidak melakukan bongkar atau muat barang ditepi jalan. Karena dapat mengganggu kelancaran dan ketertiban lalu lintas.

Pihak juga mengimbau, agar sopir dapat memanfaatkan fasilitas terminal bongkar muat yang telah disediakan oleh pemerintah daerah, terletak di Batu Belaman, pada jalan utama Pasir Panjang.

--page

"Pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas yang memadai untuk kegiatan bongkar muat di Batu Belaman, namun sayangnya kesadaran para sopir truk untuk memanfaatkannya masih sangat rendah,” ujar Amir Hadi.

Amir Hadi menjelaskan bahwa sosialisasi mengenai penggunaan terminal bongkar muat ini telah dilakukan berulang kali.

"Kami dari Dinas Perhubungan telah sering melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, papan informasi, serta pertemuan langsung dengan komunitas sopir. Namun, penerapan di lapangan masih kurang optimal," tambahnya.

Upaya ini dilakukan agar para sopir truk lebih memahami pentingnya penggunaan fasilitas yang telah disediakan demi kenyamanan bersama.

Selain sosialisasi, Bidang Angkutan Dishub Kobar juga aktif melaksanakan kegiatan pengendalian dan pengawasan angkutan barang di beberapa titik strategis. Lokasi pengawasan meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Matnoor, Jalan Natai Arahan, termasuk juga Jalan Kubu-Kumai dan Jalan Pasir Panjang.

"Kami melakukan pengawasan rutin di beberapa jalan utama tersebut untuk memastikan para sopir truk mematuhi aturan dan menggunakan terminal yang telah disediakan," jelas Amir.

--page

Diharapkan masalah ini dapat segera teratasi, dan fasilitas yang telah disediakan dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk kepentingan bersama. Dengan demikian, diharapkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Kotawaringin Barat dapat terus terjaga. (DANANG/j)