PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Survei audit akurasi data Education Management Information System atau EMIS Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 5 Kota Palangka Raya dari Kementerian Agama RI pada Kamis, 30 Mei 2024 berjalan lancar.

Taufik Al Pajar selaku surveyor dari PT Geo Informasi Sejahtera Jakarta mengawalinya dengan melakukan wawancara terhadap kepala madrasah dan operator EMIS.

Apa saja kendala yang alami ketika mengakses EMIS, bagaimana tampilan dari EMIS, dan berapa jumlah tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah ini, berapa jumlah siswa saat ini, apa saran untuk perbaikan EMIS ke depan merupakan beberapa pertanyaan yang diajukan kepada Kepala MIN 5 Palangka Raya.

Dari pertanyaan tersebut, Kepala Madrasah, Muhamad Asran Dirun mengatakan bahwa tampilan EMIS saat ini sudah baik. Dari fitur yang ada sudah lengkap.

"Kendala yang ada, karena MIN 5 Palangka Raya posisinya 32 Km dari Kota Palangka Raya, maka jaringan internet bisa tidak stabil, sehingga untuk menginput data menjadi lama dan harus dilakukan berulang-ulang," kata Asran dalam rilisnya kepada Borneonews pada Senin, 3 Mei 2024.

Sedangkan dari data guru di MIN 5 Palangka Raya, jelas Asran lagi, yang aktif saat ini berjumlah 17 orang dan tenaga kependidikan 2 orang, dengan jumlah siswa berjumlah 231 orang.

--page

"Kendala lainnya yang dihadapi madrasah saat menginput data siswa adalah terkadang ada siswa yang data KTP orang tua, kartu keluarga atau akta lahirnya tidak ada, sehingga biasanya ditolak oleh sistem," terang Asran.

Asran berharap dalam penarikan data siswa pindahan dari SD bisa secara otomatis masuk ke EMIS, sehingga operator tidak menginput ulang datanya.

Selain data tersebut, Taufik Al Pajar juga meminta beberapa dokumen berupa SK penegerian madrasah, SK akreditasi madrasah, SK perubahan dari MIN Banturung ke MIN 5, ijin operasional madrasah, KTP dan kartu keluarga siswa, SK dan KTP kepala madrasah, operator dan beberapa guru dan tenaga kependidikan.

"Semua data sudah disampaikan ke surveyor, mudah-mudahan EMIS ke depan bisa lebih baik lagi guna peningkatan mutu madrasah yang akurat dan terpercaya," pungkasnya.(TESTI PRISCILLA/Y)