BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering meminta kepada pemda baik provinsi maupun kabupaten untuk dapat senantiasa meningkatkan perhatian terhadap desa-desa yang ada di wilayah perbatasan terutama antarprovinsi.
Freddy mengatakan, ada terdapat desa di Kalteng ini yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga baik itu Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim) maupun Kalimantan Barat (Kalbar), sehingga desa-desa ini harus bisa diberikan perhatian lebih.
"Memberikan perhatian lebih tujuannya yakni untuk mempertahankan desa supaya tetap berada dalam wilayah Kalteng, sebab apabila kurang diperhatikan maka itu sangat rentan diambil jika provinsi tetangga yang memberikan perhatian," ucapnya, Senin, 3 Juni 2024.
Freddy menambahkan, pemda di Kalteng harus dapat belajar dari kasus Desa Dambung di Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalsel, akibat kurangnya perhatian dan perhatian lebih yang diberikan Kalsel membuat desa itu lepas.
"Kurangnya perhatian dari pemda terutama dari segi pembangunan akan dapat menimbulkan masalah, sehingga perhatian itu penting dinerikan. Ini yang harus bisa menjadi fokus pemda baik itu provinsi maupun kabupaten yang berbatasan dengan provinsi tetangga," ujarnya.
--page
Disebutkannya bahwa, apabila ada desa yang lepas dari wilayah Kalteng untuk mengembalikannya akan sangat sulit dan membutuhkan proses yang panjang, oleh karena itu jangan sampai ada lagi desa yang masuk dalam tata batas provinsi lain.
"Sebisa mungkin daerah ini mempertahankan tata batas wilayah, karena jika ada yang lepas itu sangat merugikan. Perhatian harus diberikan lebih, bangun desa-desa yang ada diperbatasan agar bisa maju seperti desa-desa lainnya," tandasnya. (DONNY D/Y)









