KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembangunan jembatan Pasar Senin yang berlokasi di Desa Anjir Serapat Tengah, Kilometer (KM) 11, Kecamatan Kapuas Timur telah rampung dan diresmikan oleh Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi pada Senin, 3 Juni 2024.

Masyarakat setempat antusias menyambut peresmian jembatan tersebut yang mana selama ini untuk mengakses ke seberang mereka harus melewati jembatan kayu ulin yang kondisinya sudah kurang layak dan sebelumnya juga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Sehingga dengan hadirnya jembatan baja ini akan mempermudah akses masyarakat, karena bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Kepala Dinas PUPR-PKP Kapuas, Yan Hendri Ale mengatakan pembangunan jembatan berkonstruksi baja ini dilaksanakan dalam tiga tahap dimana pada tahap I (pertama).

"Dimulai pada tahun anggaran 2019 pekerjaan yang dilaksanakan adalah pengadaan dan pemancangan tiang pancang," katanya seusai peresmian.

Dilanjutkan tahap II (kedua) pada tahun anggaran 2021 lanjutan pekerjaan pengadaan dan pemancangan tiang pancang.

"Serta pekerjaan bangunan bawah yaitu abutmen jembatan dan tahap III (ketiga) pada tahun Anggaran 2023 pekerjaan bangunan atas yaitu rangka baja, lantai jembatan dan timbunan oprit jembatan," ujarnya.

Jembatan ini memiliki panjang 47 meter dengan lebar 5 meter yang merupakan jembatan dengan konstruksi rangka baja (Truss Bridge) dengan lantai jembatan slab beton bertulang dengan kelas jembatan C (short span). 

--page

"Konstruksi ini merupakan tipe standar yang dikembangkan dengan tujuan mempunyai umur pemakaian yang lebih lama dibandingkan tipe jembatan baja girder dengan total anggaran untuk tiga tahap pelaksanaan sebesar Rp9,4 miliar dengan sumber anggaran berasal dari APBD Kabupaten Kapuas," pungkasnya. (DODI/R)