BORNEONEWS, Palangka Raya - Beberapa catatan peristiwa yang terjadi bulan Mei 2024 mengakibatkan Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 2,72 persen.
"Peristiwa pertama inilah kenaikan harga daging ayam ras. Pasokan daging ayam ras di pasar belum kembali normal," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro menyampaikan Berita Resmi Statistik pada Senin, 3 Juni 2024.
Hal ini kata Eko disebabkan tingginya permintaan pada saat Hari Raya Idul Fitri yang menyebabkan stok daging ayam ras menipis.
"Peristiwa kedua ialah kenaikan harga emas perhiasan. Selain tingginya harga emas dunia, permintaan masyarakat terhadap emas perhiasan juga meningkat pada bulan Mei kemarin," tutur Eko lagi.
Peristiwa ketiga, lanjutnya, ialah curah hujan tinggi. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah menurutnya mengalami curah musim hujan yang tinggi pada Mei 2024, yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kalimantan Tengah dan mengakibatkan turunnya produktivitas beberapa jenis sayuran.
"Peristiwa keempat ialah kenaikan bawang merah. Kenaikan harga bawang merah disebabkan oleh berkurangnya pasokan dan tingginya harga dari daerah pemasok bawang merah di luar Kalimantan Tengah yakni Probolinggo dan Makassar," tuturnya.
--page
Selanjutnya ialah peristiwa kenaikan suku bunga. Bank Indonesia menetapkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau BI7DRR sebesar 6,25 persen sejak 24 April 2024.(TESTI PRISCILLA/R)









