PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPBPK Kalteng Ahmad Toyib mengatakan, awal Juni 2024 terdapat 4 kabupaten yang terdampak banjir, yakni Katingan, Lamandau, Kotawaringin Timur,  dan Seruyan. 

Dari 4 daerah itu dominasi terdampak banjir yaitu Katingan, yang mengakibatkan  24 desa dari 3 kecamatan tergenang air. 

"Kemudian disusul oleh Kabupaten Seruyan 19 desa (4 Kecamatan),  Kabupaten Lamandau 2 desa (1 kecamatan), Kotawaringin Timur 1 desa (1 Kecamatan). Ini data kami update pertanggal 2 Juni 2024," kata Ahmad Toyib, Senin, 3 Juni 2024.

Kabupaten Katingan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Katingan Hilir dengan Desa Kasongan baru, Kasongan Lama, Tumbang Liting, Tawang Kadamba, Bannut Kalanaman, dan Talangkah.

Kecamatan Katingan Hulu dengan desa yang terdampak banjir yakni Tumbang Sanaman, Tumbang Jiga, Batu Bango, Tumbang Hangei, Rangan Ranjing, Tumbang Habayan, Tumbang Kuai, Penda Taringin Lama, Tumbang Labanding, Penda Taringin Baru. 

--page

Kecamatan Tasik Payawan dengan desa yang terdampak banjir yakini Luwuk Kiri,  Luwuk Kanan, Tewang Tampang, Tumbang Panggo, Handiwung, Petak Bahandang, Hiyang Bana, Talingke.

Kabupaten Seruyan Kecamatan Batu Ampar yang terdampak banjir yakni desa Sandul Kalang, Sebabi, Durian Kait, Sahabu, Batu Menangis, Derawa. 

Kecamatan Danau Seluluk desa yang terdampak yakni Asam Baru, Tanjung Hara, Tanjung Paring, Tanjung Rangas II, Panimba Raya. Untuk Kecamatan Seruyan Tengah desa yang terdampak yakni Desa Ayawan.

Kemudian Kecamatan Danau Sembuluh desa yang terdampak yakni Telaga Pulang, Palingkau, Ulak Batu, Benua Usang, Paren Cempaga Baru.

Kabupaten Lamandau Kecamatan Nulik desa yang terdampak banjir yakni Nanga Bulik dan Batu Kolam. Kemudian,  Kabupaten Kotawaringin Timur Kecamatan Kota Nesi desa yang terdampak banjir Desa Hanjalipan. 

--page

"Bangunan rumah yang terdampak paling banyak di Kabupaten Katingan sebanyak 759, dengan jumlah Kepala Keluarga 2141, total jiwa 4989," bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Katingan Hulu Ipda Muhammad Ali Wardana Harahap melalui Anggota Polsek Katingan Hulu, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Mahop Brigpol Ulberto Tumalatoni mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitor kondisi debit air DAS Katingan.

"Berdasarkan hasil monitoring, saat ini debit air DAS Katingan di Kecamatan Katingan Hulu mengalami kenaikan yang cukup tinggi, tinggi Debit Air mencapai 3,80 Cm. Arus DAS Kecamatan Katingan Hulu dalam kondisi deras. Untuk banjir masih nihil," jelasnya. 

Tambahnya, Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir. (MARINI/j)