SAMPIT –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan.

"Air mulai meluap dari sungai langkai sekitar pagi hari dan sampai sore ini masih mengalir sehingga sebagian besar rumah warga terendam banjir," kata Toto Widyanto salah seorang guru yang berada di desa tersebut, Senin, 3 Juni 2024.

Hujan yang terus menerus mengguyur membuat Sungai Langkai yang terletak di sebelah hulu desa tumbang langkai meluap. Sungai salau yang berada di Tumbang Langkai pun turut meluap membuat banjir masuk ke rumah-rumah warga.

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas warga menjadi terhambat khususnya pada 3 RT di Desa Tumbang Langkai yaitu RT 01, RT 02, dan RT 04.

"Semoga intensitas hujan berkurang sehingga air cepat surut, dan aktivitas warga kembali berjalan normal," ujarnya. 

--page

Banjir di daerah hulu Kabupaten Seruyan tersebut akan menyebabkan terdampaknya banjir di wilayah hilir dari Kecamatan Suling Tambun karena desa-desa di wilayah tersebut berada di dataran rendah tentu. Sehingga masyarakat diharapkan waspada terhadap Banjir.

Sebagai informasi Kecamatan Suling Tambun merupakan Kecamatan paling ujung dari Kabupaten Seruyan dekat dengan perbatasan Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Kecamatan tersebut hingga saat ini belum teraliri listrik. (DEWI PATMALASARI/j)