PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memperkuat pemasaran udang vaname,  maka Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kadislutkan Kalteng) H Darliansjah dan Kadisdagperin Provinsi Kalteng Rangga Lesmana, bersama tim teknis melakukan kunjungan kemitraan pemasaran Udang Vaname ke PT Perikanan Indonesia Jakarta pada Senin, 3 Juni 2024.

Darliansjah mengatakan, ada beberapa faktor mendasar yang harus diperhatikan dalam budi daya udang vaname secara intensive. Seperti kualitas air, kualitas benur, kualitas pakan udang, tata letak tambak (kolam pengendapan, kolam rekondisi, kolam budi daya dan kolam IPAL), penerapan SOP/tata laksana budi daya udang vaname, sumber daya manusia (SDM) dan kondisi lingkungan serta biosecurity maupun pemasarannya.

"Saat ini pemasaran udang secara umum tidak mengalami kendala. Hal ini disebabkan udang merupakan produk ekspor dan domestik. Untuk memperkuat itu, maka hari ini kami melaksanakan kunjungan kemitraan ini," katanya, Senin, 3 Juni 2024.

Dia menuturkan, udang vaname di Kalteng memiliki prospek yang sangat bagus, mengingat budi daya udang vaname bisa dilakukan secara intensive dengan kepadatan tebar tinggi.

"Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan produksi udang vaname dari klaster tambak di kawasan pesisir Kabupaten Sukamara, mampu menjadi komoditi ekspor andalan nasional. Optimisme ini mengacu dari keberhasilan pelaksanaan tiga kali panen parsial di kawasan klaster tambak udang vaname atau shrimp estate," bebernya.

--page

Dia menambahkan, berdasarkan laporan Tim Dislutkan Kalteng yang ikut melakukan panen parsial ketiga di klaster pada delapan buah kolam D10- D17, total panen 4.007 kilogram atau empat ton lebih udang vaname, umur udang 94 hari dengan ukuran size 48-55. (MARINI/Y)