PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun sudah berulangkali tumpahan semen dari truk pengangkut semen cor berserakan di jalan raya, namun belum ada tindakan khusus dari pihak terkait, Bahkan hingga kini masih sering mengotori jalan dalam Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Selain membuat kotor ruas jalan dalam kota, tumpahan semen yang dibawa oleh truk pengangkut  tersebut juga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan.

Seperti yang terjadi, Selasa, 4 Juni 2024 pagi di Jalan Diponegoro, dekat pertigaan Gereja Imanuel Pangkalan Bun. Dilokasi tersebut tampak terlihat banyak cor-coran semen berserakan di tengah jalan dan kondisi tersebut sangat menggangu pengguna jalan.

Pasca menerima laporan dari warga beberapa anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kobar segera mendatangi lokasi dan melakukan pembersihan.

"Pasca menerima pemberitahuan kami segera menugaskan anggota damkar untuk menyemprot titik  jalan tersebut guna menyingkirkan cor-coran semen yg berhamburan di jalan," jelas Plt. Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono.

--page

Menurut Dwi Agus Suhartono, walaupun cor-coran semen yang berhamburan di jalan tersebut bisa segera dibersihkan, namun ia berharap agar pihak pengusaha atau penyedia jasa cor-coran semen bisa lebih berhati-hati saat mengirimkan cor-coran menggunakan armada pengangkut kepada kliennya.

"Kepada perusahaan yang menyediakan bcor cora agar lebih berhati-hati saat armadanya saat mengirimkan cor-coran. Karena tumpahan cor-coran:tersebut  mengganggu pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tentunya kita semua tidak menginginkan adanya pengguna jalan yang menjadi korban akibat kendaraannya tergelincir akibat berhamburannya semen di badan jalan," jelas Dwi Agus Suhartono. (WAHYU KRIDA/H)