BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung mengatakan, durasi hujan lama dan intesitas tinggi mengakibatkan drainase tak mampu menampung air, sehingga banyak wilayah di Kota Palangka Raya terendam air. Situasi ini diperparah oleh izin pemukiman yang mengabaikan sumur resapan atau wilayah resapan air.

“Drainase kita tidak mampu menampun air hujan ini sehingga ada beberapa daerah yang terendam. Kedua, banyak rumah-rumah kta bangun sekarang tapi tidak menyiapkan daerah resapan,” kata Leonard S Ampung di Aula Jayang Tingang Palangka Raya, Sabtu (4/6/2016).

Leonard juga mengatakan, sejumlah jalan protokol di Palangka Raya terendam dengan ketinggian dari 20 hingga 50 centimeter. Sementara untuk jalan provinsi, di Bukit Rawi yang menghubungkan Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Gunung Mas, Barito Selatan juga terendam. (RONI SAHALA/B-10)