BORNEONEWS, Sampit - Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuka pendaftaran pawai obor untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
"Kegiatan ini kami gelar rutin saat malam takbiran Hari Raya Idul Adha. Tahun ini merupakan Pawai Obor XI," kata Ketua Panitia Pelaksana Pawai Obor XI Amrullah, Rabu, 5 Juni 2024.
Pawai obor merupakan cara mengenang dan melestarikan salah satu tradisi masyarakat jaman dahulu ketika daerah ini belum teraliri listrik. Obor merupakan penerangan tempo dulu kala anak-anak berjalan menunu tempat belajar mengaji.
Adanya pawai obor ini untuk mengenang kembali tradisi tersebut sebagaimana tema yang diangkat yaitu 'Melalui Kegiatan Pawai Obor Kita Lestarikan Tradisi Budaya Lokal Sebagai Wisata Relegi di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur'.
"Saat ini sudah 13 peserta yang mendaftarkan diri dari dunia pendidikan dan organisasi masyarakat. Kami tidak membatasi jumlah peserta dan akan kami tampung berapapun jumlahnya agar semakin meriah," ujarnya.
--page
Adapun peserta harus memenuhi persyaratan yaitu masing-masing kelompok minimal 20 orang dan maksimal 40 orang memakai pakaian muslim, peserta diperbolehkan membawa alat tetabuhan dan
mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid, peserta membawa obor bukan lampion, serta wajib berjalan kaki.
Pendaftaran dibuka hingga 14 Juni 2024 untuk selanjutnya melakukan teknikal meeting pada tanggal 15 Juni 2024. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dapat menghubungi panitia Kak Amrullah 0852-5702-1434 atau Kak Saidi 0812-5500-9333.
"Pawai obor akan dilaksanakan pada malam takbiran Insyaallah hari Minggu, 16 Juni 2024 akan dilepas secara resmi oleh Camat Baamang Sufiansyah pukul 19.00 WIB di Kantor Camat Baamang," ujarnya.
Kegiatan tersebut dilombakan dengan kriteria penilaian meliputi kerapian barisan, kebersamaan, kekompakan, jumlah peserta, dan kreativitas. (DEWI PATMALASARI/H)









